Museum Louvre (Bahasa Perancis: Musée du Louvre) terletak di
benua Eropa, tepatnya di ibukota Perancis, Paris. Museum ini pada awalnya
dibangun oleh Raja Phillip II di akhir abad ke-12. Pada mulanya bangunan ini
dimaksudkan sebagai benteng. Namun pada tahun 1682, Raja Phillip XIV memutuskan
bahwa keluarga kerajaan akan tinggal di Istana Versailles. Setelah itu, Raja
memerintahkan supaya Istana Louvre digunakan sebagai tempat untuk menyimpan
benda koleksi kerajaan seperti patung. Setelah Revolusi Perancis, Majelis
Nasional Perancis akhirnya memutuskan agar Louvre digunakan untuk menyimpan
karya-karya milik negara Perancis.
Hingga saat ini, Museum Louvre meyimpan 380.000
objek seni (dimana hanya 35.000 di antaranya yang ditampilkan) di area seluas
60.600 meter persegi. Adapun ketigapuluh lima ribu benda yang ditampilkan
merupakan koleksi tetap di dalam museum (tidak akan digantikan). Adapun
benda-benda seni yang ditampilkan meliputi patung, lukisan, gambar, dan
berbagai temuan arkeologi. Semua benda ini dipajang sedemikian rupa selayaknya
menghargai benda-benda yang selain memiliki nilai seni juga nilai sejarah yang
tinggi. Tak heran jika museum ini dikunjungi hingga 15.000 orang setiap
harinya. Data menunjukkan, selama sepanjang tahun 2011 Museum Louvre dicatat
memperoleh 8,8 juta kunjungan yang menempatkannya sebagai museum dengan
pengunjung terbanyak di Perancis, di Eropa, maupun di dunia.
secara resmi, Museum Louvre dimiliki oleh Pemerintah Perancis,
sehingga biayai operasional pada mulanya ditanggung oleh Pemerintah Perancis.
Namun kini biaya operasional museum ini tidak bergantung sepenuhnya kepada
pemerintah. Pada tahun 2003, Museum Louvre telah mengadakan berbagai upaya untuk
mencari biaya operasional sendiri. Sejak tahun 2006 porsi pembiayaan oleh
pemerintah telah turun dari 75% menjadi hanya 62%. Pada tahun 2008, Pemerintah
Perancis menanggung biaya operasional tahunan sebesar 180 juta dollar AS dari
total 350 juta dollar AS. Adapun sisa porsi pembiayaan selama ini didapatkan
dari hasil penjualan tiket, donasi, penjualan cinderamata, serta retribusi dari
toko maupun food court yang membuka usahanya di area Museum
Louvre.
Museum Louvre mempekerjakan dua ribu staff yang dipimpin oleh
seorang direktur museum yang bertanggung jawab kepada Kementerian Kebudayaan
dan Komunkasi Perancis (French
Ministry of Culture and Communications).
Koleksinya
merupakan karya terbaik dari berbagai belahan dunia
Walaupun terletak di Perancis, Museum Louvre menyimpan berbagai
benda seni dan sejarah dari berbagai belahan dunia. Hal ini tidak terlepas dari
penggunaan bangunan ini sebagai tempat menyimpan koleksi kerajaan pada zaman
pemerintahan Raja Phillip II. Zaman dahulu tentu kita tahu bahwa berbagai
kerajaan di seluruh dunia identik dengan perluasan wilayah kekuasaan yang
ditempuh dengan berbagai cara, salah satunya adalah perang. Kerajaan Perancis
kuno dalam penguasaan terhadap suatu wilayah tentu memperoleh berbagai harta
benda hasil rampasan semasa perang. Nah, di Louvre-lah
kerajaan ini meletakkan berbagai koleksi kerajaan yang diperoleh melalui
rampasan maupun dibeli dari seniman-seniman di Perancis. Sehingga tidak heran,
benda-benda yang terdapat dalam museum ini tidak hanya benda yang berhubungan
dengan Perancis, namun bangsa lain juga, antara lain : benda antik Egypt atau Mesir, benda dari Persia dan
Mesopotamia sebelum datangnya agama Islam, benda dari Yunani-Roma, dan masih
banyak lagi.
Untuk koleksinya yang paling terkenal adalah lukisan ‘Mona Lisa’ karangan Leonardo da
Vinci juga patung Venus de Milo dari zaman Yunani Kuno. Museum ini juga
menyimpan berbagai lukisan dan benda lain yang dikarang oleh Leonardo da Vinci
maupun seniman Eropa lainnya.
Pelajari dengan seksama sebelum
pergi ke museum ini
Museum ini buka setiap hari (kecuali selasa) dari pukul 9 pagi
hingga 6 sore (9 a.m. to 6 p.m.). Khusus untuk hari Rabu dan Kamis museum ini
pada sore hari hingga pukul 9:45 malam (9:45 p.m.). Museum ini tutup setiap
tahun baru, Labor day (saat 1 Mei), dan hari raya Natal.
Harga tiket masuk dikenakan biaya 8,5 euro untuk melihat koleksi
permanen dan koleksi sementara di Napoleon Hall. Perbedaannya adalah koleksi
permanen menampilkan benda-benda paling berharga dan terkenal milik museum
seperti lukisan Mona Lisa. Harga tiket masuk turun menjadi 6 euro setelah jam 6
sore (6 p.m.). Namun jika Anda ingin menikmati seluruh benda seni di
seluruh area museum ini, dikenakan harga tiket masuk sebesar 13 euro (atau 11
euro jika dibeli setelah pukul 6 sore).
Museum ini memberikan
harga tiket gratis bagi yang berusia di bawah 18 tahun (atau di bawah 26 tahun
setiap hari kamis) dan orang dengan cacat fisik.
Ada baiknya sebelum mengunjungi museum ini, Anda mempelajari
denah museum dan apa saja yang ingin Anda lihat sehingga perjalanan Anda di
museum ini menjadi efektif dan menyenangkan.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar