Bangkok dikenal dengan
kuil dan aneka jajanan yang menggoyang lidah. Tapi kalau Anda punya nyali,
datanglah ke Museum Forensik. Di sana tersimpan aneka kelainan tubuh manusia
dan juga kisah kriminal mengerikan di Bangkok.
Bangkok adalah destinasi wisata tersohor di Thailand. Tapi rupanya, ada beberapa tempat yang mampu membuat bulu kuduk merinding di sana. Salah satunya, adalah Museum Forensik.
Museum Forensik berada di lantai 2 Adulaydejvigrom Building, Rumah Sakit Siriraj, 2 Phrannok Road, Bangkok. Museum ini berada dalam rumah sakit dan sebenarnya ada enam museum. Tapi hanya tiga saja yang dibuka, yakni Museum Forensik, Museum Anatomi, dan Museum Patologi. Meski begitu, traveler lebih mengenalnya dengan sebutan Museum Forensik saja.
Bangkok adalah destinasi wisata tersohor di Thailand. Tapi rupanya, ada beberapa tempat yang mampu membuat bulu kuduk merinding di sana. Salah satunya, adalah Museum Forensik.
Museum Forensik berada di lantai 2 Adulaydejvigrom Building, Rumah Sakit Siriraj, 2 Phrannok Road, Bangkok. Museum ini berada dalam rumah sakit dan sebenarnya ada enam museum. Tapi hanya tiga saja yang dibuka, yakni Museum Forensik, Museum Anatomi, dan Museum Patologi. Meski begitu, traveler lebih mengenalnya dengan sebutan Museum Forensik saja.
Bagian yang bisa dibilang
menyeramkan adalah Museum Patologi. Di sini aneka kumpulan bayi kelainan
genetik, yang mana bayi-bayi tersebut adalah asli, telah meninggal dan
diawetkan. Patologi sendiri adalah cabang bidang kedokteran yang berkaitan
dengan ciri-ciri dan perkembangan penyakit melalui analisis perubahan fungsi
atau keadaan bagian tubuh.Di sanalah terdapat kondisi bayi yang mengalami kesalahan dalam proses persalinan, bayi yang terlahir cacat, atau bayi yang memiliki dua kepala dalam satu badan. Ada juga bayi yang lahir dengan kondisi badan yang menempel dan memiliki kepala yang lonjong alias tak sempurna.
Masuk ruangan museum ini, seperti berada di setting lokasi
property pembuatan film horror.Di meja kaca besar lainnya ada jejeran tengkorak
manusia dengan beragam lubang di tempurung kepala seperti akibat luka tembakan,
luka akibat benda tajam, luka akibat kecelakaan mobil, rengat dibacok, dan lain
lain. Terdapat juga sebuah kepala utuh
yang terpenggal dari seorang pria yang tidak dikenal akibat kecelakaan mobil,
dan 2 kotak kaca berisi kepala yang sudah dibelah menjadi 2 bagian dari seorang
pria yang mati karena ditembak, untuk menggambarkan bagaimana jalannya peluru
di kepala korban dan kerusakan yang disebabkannya.
Nomor satu daya tarik museum ini tampaknya adalah mumi seorang
pembunuh terkenal bernama Si Quey. Tubuhnya diletakkan berdiri di tengah
ruangan dala kotak kaca bersama dengan tubuh pembunuh lainnya .
Si Quey adalah pembunuh berantai , pemerkosa
dan seorang kanibal paling terkenal dalam sejarah Thailand yang memakan hati
lebih dari setengah lusin anak laki-laki. Dia rupanya percaya bahwa praktek itu
membuatnya lebih kuat, sehat, dan abadi. Ia akhirnya dihukum mati dengan cara
digantung, tetapi kemudian mayatnya dijadikan mumi , isi tubuhnya diisi dengan
paraffin, dan bekas luka otopsi di dahinya masih jelas terlihat.
Kalau
di bagian anatomi, Anda bisa melihat aneka segala hal tentang anatomi tubuh.
Banyak bagian-bagian tubuh yang dibedah dan juga aneka rangka tubuh. Itu semua
disimpan dalam lemari kaca dan bisa dilihat jelas.
Tiket masuk Museum Forensik hanya 40 Baht atau sekitar Rp 12 ribu saja. Berani masuk ke museum ini?






Tidak ada komentar:
Posting Komentar